Pembangkit Listrik Pikohidro karya Dosen Teknik Elektro ITN Malang

DOC. FOTO_17

Kebutuhan energi listrik sebagai tulang punggung dalam menggerakkan roda bisnis ekonomi baik dalam lingkup besar maupun lingkup kecil merupakan hal yang sangat krusial. Keterjangkauan masyarakat terpencil terhadap pelayanan energi listrik merupakan hal yang menjadi perhatian serius pemerintah dalam hal ini PT. PLN (Persero). Demikian halnya dengan masyarakat di Desa Gelang, Kabupaten Jember. Masyarakat yang jauh terpencil dari sentuhan aliran listrik seolah-olah mendapat berkah dengan hadirnya inovasi dari Dosen Teknik Elektro ITN Malang bersama para mahasiswa yang melakukan uji coba pembangkit listrik berskala pikohidro. Pembangkit pikohidro dengan kapasitas 200 Watt ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat Dosen Teknik Elektro ITN Malang, Ir. Yusuf Ismail Nakhoda, MT bersama Dr. Irrine Budi Sulistiawati, MT., dan Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST., MT. yang memanfaatkan sumber energi terbarukan. Karya inovatif yang melibatkan 15 mahasiswa semester akhir ini akan dikembangkan untuk kapasitas yang lebih besar. Perlu diketahui bahwa pembangkit listrik berskala pikohidro mempunyai kapasitas hingga 5 kW. Kelebihan dari pembangkit pikohidro karya Dosen ITN Malang ini adalah sifatnya yang portable, dapat berpindah-pindah pada lokasi-lokasi dimana terdapat aliran air atau arus sungai yang bisa dimanfaatkan. Mari berkarya dan berinovasi membangun bangsa. Jurusan Teknik Elektro ITN Malang yang mendapat predikat “Akreditasi A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mempunyai fasilitas laboratorium yang sangat memadai dalam mendidik para mahasiswa supaya memiliki kompetensi yang sesuai dengan peminatan yang diinginkan.